Ingin Memulai Diet, Cek Dulu 5 Poin Berikut Ini

Bagaimana cara menjalankan program diet tanpa harus menahan lapar, boleh menyantap makanan apa saja yang disuka, begitupun dengan camilan, serta tanpa meninggalkan sarapan atau makan malam? Bagi sahabat waNita yang ingin memulai program diet, mari cek terlebih dahulu 5 poin berikut ini.

Diet
Apa saja yang perlu diperhatikan sebelum memulai program diet?


sahabat waNita,


Konon katanya, diet adalah tidak menempatkan segala jenis karbohidrat apapun ke dalam piring. Kemudian, melakukan program diet juga artinya hanya menyantap sayuran rebus saja. Tidak boleh menikmati camilan kesukaan, serta harus melewatkan sarapan atau makan malam.


Padahal, diet is a lifestyle. Artinya, sahabat waNita melakukan diet untuk keseharian yang seterusnya, bukan hanya pada saat ingin menurunkan berat badan atau membentuk tubuh yang proporsional saja.


Jadi tidak ada yang harus berubah. Tetap makan 3 kali sehari, tentunya dengan gizi seimbang yang termasuk karbohidrat di dalamnya. Nasi putih? Why not?


Begitupun dengan camilan favorit. Es kopi, donat keju, mengapa harus dilupakan?


Kalau semua tetap boleh disantap, bahkan yang berlemak tinggi sekalipun, lantas apa mungkin berat badan dapat berkurang? Hemm... Mari kita cek 5 terlebih dahulu 5 poin berikut ini.

 


5 Poin yang Perlu Dicek Sebelum Memulai Diet

 

Body Mass Index (BMI)


Body Mass Index (BMI) atau dalam Bahasa Indonesia disebut Indeks Masa Tubuh (IMT), merupakan perkiraan lemak tubuh yang dihitung dari berat dan tinggi badan.


Cara termudah dalam menghitung BMI adalah melalui aplikasi. Salah satu yang dapat sahabat waNita coba adalah Kalkulator BMI Hello Sehat – dari website www.hellosehat.com 


Ulasan lengkapnya dapat dijumpai dalam artikel Cara Menghitung BMI Sebelum Memulai Program Diet

 


Hitung Kebutuhan Kalori Harian


Ini merupakan lanjutan setelah menghitung BMI pada Kalkulator BMI Hello Sehat. Cara menghitungnya pun sama dengan yang sebelumnya.


Kemudian akan keluar hasilnya berupa Basal Metabolic Rate (BMR) alias jumlah kebutuhan kalori masuk. Misal hasil yang didapat adalah 1.500 kcal


Umumnya wanita membutuhkan 2.000 kcal per-hari, kemudian pria membutuhkan 2.500 kcal. Minimal dibutuhkan 1.200 kcal bagi seseorang untuk menjaga kesehatan tubuh.

 


Hitung Selisih Kalori Keluar dan Kalori Masuk


Untuk menurunkan berat badan atau membentuk tubuh yang proporsional, dapat dimulai dengan membuat selisih 500 kalori, antara kalori keluar dan kalori masuk.


Misal kebutuhan kalori masuk tubuh sahabat waNita adalah 1.500 kcal, lalu kalori keluar minimal 2.000 kcal.


Jadi selisih 500 kalori dengan kalori keluar lebih banyak. Inilah yang disebut Defisit Kalori.


Bila ternyata kalori keluar lebih dari 2.000 kcal, tentu akan lebih leluasa untuk menikmati makanan, bukan? Jadi defisit kalori yang menyenangkan adalah bukan mengepres kalori masuk, melainkan buatlah kalori keluar yang lebih banyak.

 


Aplikasi pencatat kalori harian pun juga beragam banyaknya. Salah satu yang dapat digunakan adalah Calorie Counter by Fat Secret, yang bisa di-download melalui mobile phone.


Cara menggunakannya, cukup ketik kata kunci makanan atau minuman, misal “nasi putih”, kemudian akan muncul jumlah kalori dalam 1 porsi. Begitupun makanan lainnya, termasuk camilan kemasan.


Walau tidak dapat dinyatakan akurat 100%, namun setidaknya cukup membantu dalam menghitung esmitasi kalori harian.


Pastikan sahabat waNita tidak hanya terfokus pada jumlah kalori saja, namun tetap memperhatikan Isi Piringku atau menu gizi seimbang. Sebisa mungkin pilihlah menu yang rendah kalori, agar slot kalori harian tidak cepat penuh. Misalnya sup ayam akan lebih sedikit kalorinya dibanding ayam goreng.


Lantas bagaimana dengan es kopi manis, serta donat keju yang berkalori tinggi? Tinggal diatur saja porsinya. Misal bila sebelumnya sahabat waNita jajan es kopi setiap hari, bisa dikurangi menjadi 3 hari atau seminggu sekali saja. Rasanya tidak terlalu lama, bukan, untuk menunggunya. Kemudian sebisa mungkin pilihlah porsi yang paling sedikit.


 

Perbanyak Kalori Keluar dengan Berolahraga


Bila istirahat atau tidur saja, tetap ada kalori keluar, apalagi bila sahabat waNita melakukan olahraga dan kegiatan rumah tangga.


Jalan kaki merupakan olahraga yang murah, serta dapat dilakukan setiap hari. Jalan kaki 10 ribu langkah setiap hari, turut menyumbang kalori keluar. Bagi pemula, bisa dimulai dari seribu langkah, selanjutnya dapat ditambah secara bertahap.


Sahabat waNita juga dapat menjalankan olahraga lainnya. Pilihlah yang paling disuka, agar senang meluangkan waktu untuk berolahraga, di tengah padatnya kesibukan.


Selain itu ketika berada di rumah, perbanyaklah berkegiatan. Membersihkan serta merapikan rumah, juga turut mengeluarkan kalori.


Bila sahabat waNita senang berjalan kaki, aplikasi Google Fit dapat di-download pada mobile phone - untuk mencatat langkah harian. Cara menggunakannya cukup dengan menyalakan paket data, nanti akan tercatat sendiri jumlah langkah serta kalori harian. Gabungan antara kalori bergerak dan kalori istirahat.


Ini pun hanya estimasi yang tidak dapat dikatakan akurat 100%, namun setidaknya juga dapat membantu target olahraga harian.

 


Penuhi Kebutuhan Air Putih


Tubuh memerlukan air putih kurang lebih 2 liter atau 8 gelas setiap hari. Air putih juga memiliki peranan penting dalam menjalani program diet. Pada aplikasi Calorie Counter by Fat Secret, juga ada kolom khusus untuk mencatat target minum air putih harian.


Letakkan air putih dalam botol ukuran 1 liter atau 500 ml agar lebih mudah mengeceknya. Bisa juga dengan membuat schedule minum air putih dalam 1 hari.

 


Lakukan diet secara perlahan, agar tidak bosan menjalaninya. Selalu bersabar dalam mencapai hasilnya. Bersyukur atas pencapaian sekecil apapun. Bila diperlukan, sahabat waNita juga dapat berkonsultasi dengan ahli gizi. Selamat mencoba.

No comments:

Post a Comment